Mantan Bupati Buru Selatan Segera Diadili di Kasus Suap Rp 400 Juta

Ambon – Mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa dan Johny Rynhard Kasman dipindahkan penahanannya dari Rutan KPK ke Kota Ambon, Maluku. Kedua terdakwa kasus suap Rp 400 juta itu bakal disidang di Pengadilan Negeri Tipikor Ambon.
Tagop dan Johny tiba di Bandara Pattimura Ambon pukul 08.40 WIT, pagi tadi, Rabu (8/6/2022). Kedua terdakwa langsung dibawa dengan kendaraan Kejaksaan menuju dua tempat berbeda, yakni Tagop ke Rutan Ambon dan Johny ke Rutan Polda Maluku.

“Berkenaan dengan Penuntutan perkara tipikor KPK atas nama terdakwa TSS dan JRK, tim Jaksa KPK memindahkan tahanan kedua terdakwa dari rutan KPK Jakarta ke Rutan kelas IIA Ambon dan Rutan Polda Maluku” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku Wahyudi Kareba kepada wartawan. “Terdakwa TSS tiba di rutan kelas llA Wayheru Ambon pukul 09.30 WIT sedangkan terdakwa JRK tiba di Rutan Polda Maluku, Tantui Ambon pukul 09.20 WIT,” lanjut dia.

Wahyudi menjelaskan pihaknya hanya memfasilitasi proses pemindahan kedua tahanan, mulai dari menyiapkan penjemput di bandara hingga dititipkan di dua rutan di Kota Ambon.

“Kejati Maluku memfasilitasi proses pemindahan tahanan kedua terdakwa dengan menjemput di bandara dan mengawal hingga dititipkan ke rutan,” katanya.

Untuk diketahui, Tagop Sudarsono Soulisa dan Johny resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus suap proyek infrastruktur, gratifikasi, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) tahun 2011-2016.

Tagop Sudarsono Soulisa diduga menerima suap Rp 400 juta dari pihak swasta Ivana Kwelju dan Johny guna mendapatkan paket pekerjaan di Dinas PUTR Buru Selatan pada tahun 2015.

Khusus Ivana, dia lebih dulu dilimpahkan ke Pengadilan sehingga jaksa sisa menunggu penetapan jadwal sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan Ivana. Ivana didakwa dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b UU Tipikor serta Pasal 13 UU Tipikor.